Translate

Jika Bisnis Kita di COPAS orang lain

Posted by Irvan Mulya Subrata Wednesday, October 22, 2014 0 comments
Jika Bisnis di Copas Orang
" Sialan , Bisnis ku di jiplak orang !! " . Ini mungkin kalimat yang umum ketika model Bisnis Anda di Copas alias di tiru habis-habisan oleh orang lain . Memang jengkel rasanya seolah seperti darah ini naik berkumpul di ubun-ubun , terlebih lagi jika bidang bisnis tersebut adalah sesuatu yang baru, yang kita hasilkan dengan mengerahkan sebagian besar potensi daya kreatifitas , pikiran , waktu , pengorbanan yang kita miliki. Woooow ...Luar biasa



Dan yang lebih menjengkelkan lagi, si peniru melakukannya di depan mata hidung kita, membuka toko atau usaha yang sama disebelah tempat kita ber-usaha atau membuka Blog atau WEB yang namanya mirip dengan Blog atau WEB kita dan jenis Bisnis nya pun sama persis dengan kita . 

Hmm,....Pasti geram rasanya, tapi  tenang… tenang… tenang memang begitulah tabiat dunia bisnis yang harus kita terima, pelajari, pahami dan hadapi. 

Celakanya lagi kita juga sering mendengar semboyan atau jargon dalam dunia bisnis yang mendidik kita untuk menjadi peniru dan bukannya pencipta.  

Jargon itu berbunyi ATM ( Amati, Tiru , Modifikasi )

Meski ada klausul “modifikasi” disana, tetap saja penekannya berada pada kata “Tiru” yang artinya mendidik kita untuk hanya cukup menjadi “tukang jiplak” alias “peniru” dengan sedikit modifikasi.

Salah ? Tentu saja tidak, karena dalam dunia bisnis berlaku prinsip ekonomi. Bisnis adalah soal mencari keuntungan. Keahlian bisnis adalah soal bagaimana lihainya kita mengeluarkan se-sedikit mungkin biaya untuk mendapatkan se-maksimal mungkin hasil. 

Jadi dalam sudut pandang bisnis prinsip ATM adalah sesuatu hal yang wajar.Jadi kita tidak perlu emosi emosi amat sih , santai…tenang saja gan .... 

Lagipula kata orang salah satu ciri calon pengusaha sukses adalah senang bercanda dan “tidak gampang marah”. Dan lagipula lagi, dengan ditirunya usaha atau bisnis yang kita rintis sebenarnya justru semakin menguntungkan kita, lho kok bisa ? 

Begini: 

1. Membuat bisnis kita makin dikenal

Bagaimana bisa ? Sebuah bisnis yang banyak pelakunya akan menciptakan sebuah komunitas atau pasar bagi bisnis itu. Berkumpulnya pelaku bisnis serupa disuatu kawasan justru semakin menarik minat pembeli untuk datang. Logika sederhanya jika ingin membeli bunga, tentu kita lebih senang datang ke kawasan yang disitu banyak penjual bunga-nya daripada ke toko bunga yang berdiri sendirian. Alasannya sederhana, dengan banyaknya penjual bunga berarti banyak pula pilihan bunga yang bisa kita dapatkan. Betul atau bener gan ... ?

2. Meningkatkan brand image bisnis kita

Dengan ditiru atau dijiplak oleh orang lain, nama atau usaha kita akan semakin melekat kuat dalam pikiran konsumen bahwa kita adalah yang memulai atau yang “pertama”. Dikenal sebagai yang pertama dalam bisnis adalah sebuah keuntungan besar bagi kita. Setuju ..?

3. Menunjukkan bahwa bisnis kita memiliki potensi

Kabar baik bagi kita, ketika bisnis kita dijiplak itu artinya bisnis kita memiliki potensi atau ceruk pasar yang tidak sedikit. Jika tidak demikian mengapa orang lain susah-susah meniru bisnis kita ? . Iya engga sih ..?

4. Mendapatkan bahan perbandingan

Ada pepatah mengatakan “ Kuman di seberang lautan tampak, gajah di pelupuk mata tak tampak “. Begitulah, terkadang susah bagi kita untuk menemukan sendiri apa kekurangan bisnis kita. Dengan memperhatikan “penjiplak” kita , kita bisa belajar untuk menemukan celah-celah atau kekurangan yang mungkin ada sehingga bisa segera untuk kita perbaiki.
Dengan demikian bisnis kita akan semakin baik, kokoh dan berkembang. Tentu saja ada beberapa tindakan yang harus kita ambil jika terjadi “penjiplakan terhadap bisnis kita.


Nah... Keempat keuntungan diatas akan menguap percuma jika kita hanya diam dan tidak melakukan apa-apa. Satu hal yang harus kita lakukan adalah “inovasi”. Dengan inovasi secara kontinyu kita menunjukkan kepada konsumen bahwa kita masih ada dan tetap berada didepan. 

Maka percayalah, akan sulit bagi “penjiplak” kita untuk dapat mengejar apalagi mendahului, sebab sampai dunia kiamat pun nanti yang namanya “peniru” akan selalu berada dibelakang “yang ditiru”. Jadi tidak ada alasan bagi kita untuk emosi apalagi sampai meminta mbah dukun bertindak untuk menghadapi “penjiplakan dalam dunia bisnis. Itu engga jantan broww.... hehe..

Salam 


TERIMA KASIH ATAS KUNJUNGAN SAUDARA
Judul: Jika Bisnis Kita di COPAS orang lain
Ditulis oleh Irvan Mulya Subrata
Rating Blog 5 dari 5
Semoga artikel ini bermanfaat bagi saudara. Jika ingin mengutip, baik itu sebagian atau keseluruhan dari isi artikel ini harap menyertakan link dofollow ke http://irvanmulya.blogspot.com/2014/10/jika-bisnis-kita-di-copas-orang-lain.html. Terima kasih sudah singgah membaca artikel ini.

0 comments:

Post a Comment

Blog ini saya setting ke Dofollow . Silahkan isi Komentar Anda dengan kalimat yang baik . Tidak berbau SARA dan anti Spam . Terima kasih sudah mengisi Komentar

Previous Post

Belajar Internet Marketing Pemula support Original design by Bamz | Copyright of Belajar Internet Marketing.