Translate

Hal Terlarang Ketika Membuat Produk Informasi

Posted by Irvan Mulya Subrata Monday, July 20, 2009 0 comments
Hal terlarang Ketika Membuat Produk InformasiDalam hal ini memang tidak ada larangan khusus yang berakibat Anda akan merasakan akibat secara langsung, tapi setidaknya jika Anda lakukan beberapa hal yang akan saya terangkan dibawah ini maka bisa jadi cepat atau lambat Produk Informasi yang Anda buat di cap sebagai Produk 'kacangan' alias tidak bermutu. Anda pasti tidak mau disebut "Pemilik Produk Informasi" yang tidak bermutu (not recommendation) khan .. ? . Yang hal ini akan berakibat buruk bagi Anda dalam langkah berikutnya. Apapun yang di "keluarkan" dari Anda maka semua orang sudah mahfum adanya ... bahwa Produk yang anda hasilkan TIDAK BERMUTU atau TIDAK Berkualitas .


Beberapa Penulis Produk Informasi yang professional bahkan telah membuat kamus khusus tentang kata atau idiom yang terlarang 'terucap' ketika menulis produk informasi. Merekapun telah hafal betul apa akibatnya jika hal-hal tersebut mereka 'tempelkan' ditulisan Produk Informasi-nya . Betapa mereka yaitu para ahli Penulis Produk Informasi begitu sungguh-sungguh mempelajari 'psikolog' secara detail tentang Membuat Produk Informasi yang Berkualitas . Sehingga mereka dengan mudah telah menyandang nama populer sebagai ahli dibidangnya . Dan tentunya akan dengan mudah mendapat kepercayaan dari konsumen . Jika hal terakhir ini yaitu "KEPERCAYAAN" yang akan anda dapatkan maka itu tandanya Anda pantas disebut orang Sukses. Dan ini simbol dari Kekayaan Bisnis . Yakni Bisnis Internet Marketing .

Berikut saya bongkar rahasia dari segelintir hal-hal yang diharamkan "A D A" pada tulisan e-Book Produk Informasi Anda .

1. Berlebihan menulis Bio data pribadi

Sah-sah saja jika anda lakukan sebagai Mukadimah atau Pembuka e-Book Produk Informasi Anda , ... kemudian disana Anda memperkenalkan diri. Mulai dari siapa anda , Siapa diri Anda yang dulu dan siapa diri Anda yang sekarang . Tapi ada sebagian orang yang menjual Produk Informasi yang terlalu berlebihan dalam mengupas tentang Biodatanya secara panjang lebar bak sebuah Novel . Bahkan ini dikupas dalam satu Bab khusus lengkap dengan sub-sub babnya yang mengisahkan perjalanan hidupnya layaknya sebuah tokoh legendaris . Dan inilah salah satu dari sekian banyak ciri-ciri dari Produk Informasi yang tidak berkualitas . Ketahuilah , Orang membeli Produk Informasi Anda ,... yang anda iklankan dengan bahasa sales letter yang 'memukau' , bukan untuk MEMBACA tentang perjalan hidup anda yang kompleks bak layaknya Novel !! . Tapi mereka butuh 'ILMU' yang Anda promosikan hingga membuat mereka tertarik . Mereka butuh pencerahan tentang apa yang mereka atau konsumen cari . Mereka butuh solusi dari problem yang dihadapi ,... bukan untuk membaca kisah hidup getir anda . So,.. hentikan 'curhat' an Anda dengan menulis Biodata dengan panjang lebar . Bahkan ada sebagiannya yang keterlaluan , dia jadikan e-Book Produk Informasinya dengan hampir 40% nya mengisahkan tentang dirinya .

2. Terlalu menampakan Keragu-raguan dengan sering menggunakan kata atau idiom "Mungkin , barangkali , saya kira , perasaan saya , mudah-mudahan " .

Percayalah !. Semua orang tidak butuh kepada orang yang 'gamang' . Apa itu gamang ? . Yaitu seseorang yang dihinggapi dengan banyak sikap keragu-raguan. Keragu-raguan lebih condong pada klimaks yang tidak jelas . Tapi presentase KELIRU nya lebih banyak ketimbang Ketepatannya . Ini bisa muncul tentunya dari Kualitas Ilmu yang Dia miliki. Dia Minim pengetahuan , Minim pengalaman , Minim Referensi dan sejenisnya . Dia sendiri merasa tidak yakin apa yang diutarakannya itu benar atau salah . Dia berdiri diatas "perkiraan" , selayaknya seseorang ditengah lautan yang memandang nun jauh mata memandang dia melihat 'seonggok' benda hitam . Apakah itu pulau ataukah perahu ? . Entahlah ... Mungkin Perahu ,... Hmm...tapi itu barangkali pulau atau ...? .

3. Terlalu percaya diri dengan mengatakan " Saya JAMIN , saya PASTIKAN "

Percaya diri memang hal positif dan itu salah satu Ilmu yang berkaitan dengan Motivasi dibidang apapun tak terkecuali pada Bisnis Internet ini . Tapi masalahnya jika hal itu Anda lakukan dengan " over dosis " , ini yang bahaya ! . Saya sarankan bicaralah dengan kalimat yang sewajarnya , realistis dan posisikan Anda pada posisi sebagai konsumen yang awam . Tentunya tidak mudah menjadi "seperti Anda" dalam waktu yang relatif singkat khan ? . Meyakinkan produk anda telah teruji dan telah terbukti berdasarkan pengalaman Anda kepada konsumen adalah hal yang penting tapi tidak harus disertai dengan kalimat 'over' ! . Cukup katakan bahwa 'temuan' Anda telah terbukti ampuh dan itu semua telah Anda rasakan sendiri secara nyata . Tidak perlu obral Janji dengan menjamin bahwa 'temuan' anda ini 'JUGA' akan berakibat sama kepada konsumen . Satu hal yang perlu anda ingat , daya nalar dan pola pikir serta tindakan setiap orang , itu berbeda ! . So... hentikan kalimat 'over dosis' Anda ! , atau kalimat itu akan jadi bumerang ketika mengenai konsumen anda yang 'bolot' dan dia tidak bisa menjadi anda yang akhirnya dia tumpahkan kekecewaan itu dengan hal yang merugikan anda . Mau seperti itu ?

Demikian hal-hal yang tidak semestinya "ADA" pada Produk Informasi yang akan anda buat. So , keep spirit and Go Public with excellent Product ! . Bagaimana menurut anda ?

Salam Cerdas
Irvan Mulya






TERIMA KASIH ATAS KUNJUNGAN SAUDARA
Judul: Hal Terlarang Ketika Membuat Produk Informasi
Ditulis oleh Irvan Mulya Subrata
Rating Blog 5 dari 5
Semoga artikel ini bermanfaat bagi saudara. Jika ingin mengutip, baik itu sebagian atau keseluruhan dari isi artikel ini harap menyertakan link dofollow ke http://irvanmulya.blogspot.com/2009/07/hal-terlarang-ketika-membuat-produk.html. Terima kasih sudah singgah membaca artikel ini.

0 comments:

Post a Comment

Blog ini saya setting ke Dofollow . Silahkan isi Komentar Anda dengan kalimat yang baik . Tidak berbau SARA dan anti Spam . Terima kasih sudah mengisi Komentar

Previous Post

Belajar Internet Marketing Pemula support Original design by Bamz | Copyright of Belajar Internet Marketing.